Ternyata Pola Makan Tiga Kali Sehari Kurang Bagus

17Des08

Alhamdulillah…

setelah menyempatkan diri untuk browsing sebentar, saya dapat artikel bagus…

niatnya mau cari artikel komik terbaru, eeh, dapatnya malah tips buat kesehatan…

begini ceritanya….

dahulu kala…

Kita sebagai warga negara Indonesia terbiasa makan tiga kali sehari, dengan nasi sebagai “menu wajib”. Belum bisa dikatakan makan jika tanpa nasi. Makan tanpa nasi digolongkan sebagai ngemil, tidak lebih.

Masalahnya adalah, apakah pola makan seperti itu sehat?

Pola makan tiga kali sehari dengan nasi sebagai menu utama ternyata kurang sehat.

Mengapa?

Karena suplai karbohidratnya jadi berlebihan. Jika ditilik efek jangka panjangnya, kadar gula dalam darah akan tinggi jika dibiasakan seperti itu.
Pantas banya penderita diabetes di Indonesia

Pola makan yang lebih sehat ternyata lima kali sehari, yaitu:

  • Makan pagi cukup roti dan susu. Sedikit karbohidrat saja. Hindari makan kenyang di pagi hari karena akan membuat ngantuk. Jika anda makan kenyang di pagi hari, energi yang seharusnya digunakan untuk beraktifitas malah habis ke perut anda.
  • 3 jam setelah makan pagi, makan makanan ringan seperti roti. Setiap 3 jam, perut pasti merasa lapar
  • Makan siang, silahkan makan lengkap. Nasi, lauk pauk dan sayur mayur. Tapi selalu ingat : Berhenti sebelum kenyang!
  • Sore hari, ba’da ashar, makan – makanan ringan lagi. Snack sore seperti kolak, bubur kacang hijau, atau mungkin buah – buahan bisa jadi pilihan.
  • malam, makan lengkap. Usahakan makan malam 3 jam dari waktu tidur anda, agar sebelum tidur makanan telah selesai dicerna dan tidak mengganggu tidur anda.

Itulah pola yang direkomendasikan. Kalau diperhatikan, sebenarnya ada polanya : Makan setiap 3 jam sekali, karena perut memang merasa lapar setiap 3 jam sekali, namun kadarnya terkait dengan waktu.

Catatan tambahan :

Jika anda hendak memakan buah, makanlah buah sebelum anda memakan makanan lengkap. Orang Indonesia terbiasa memakan buah – buahan setelah makan nasi, dan ternyata pola ini kurang baik. Makan buah dulu baru makan berat. Ketika menanyakan hal ini ke ahli kimia makanan, ternyata memang ada alasan ilmiahnya : Buah sebaiknya di makan lebih dahulu agar mikronutrisi dari buah masuk duluan

(Adapted by http://fikrirasyid.com)

Bagaimana?? Berniat untuk merubah pola makan demi kesehatan yang lebih baik?? Sekaligus merogoh kocek lebih dalam lagi untuk makanan ekstra padahal notabenenya mahasiswa sangat sulit untuk mengeluarkan biaya ekstra. Hehe…

Sehat atau bangkrut, semuanya tergantung pembaca sekalian…



6 Responses to “Ternyata Pola Makan Tiga Kali Sehari Kurang Bagus”

  1. 1 ethy

    weits…..
    siapa neH yg pasang arTiKeLx??????

  2. 2 ikrar syahmar

    wah..wah..
    gt y..

  3. deh!….kukira cocokmi pola makanku yang dua kali sehari…
    itu juga roti dan susu atau roti-yang harganya seribu, adaji yang 500 harganya tapi, belika dua biasanya, jadi tetap yang harga 1000- saja, atau susu saja, atau jamu saja.
    NB:
    untuk yang makan lima kalli sehari tolong bagi2 jatah makannya,satu kali mo…kalo tdk dua kali-tiga kali juga nda papa.

    untuk menu yang terakhir (jamu), biasanya wandi yang suka. nda taumi kalo yang lain. biasanya jamu sehat pria dewasa,
    maksudnya jamu sehat biasa untuk pria karena wandi pria dan sudah dewasa. tapi, harganya 1500 (itupun karena sudah langganan…iyokah?…nda tau i deh…), jadi lebih mahal dari roti, tapi, ada juga roti yang 2000. kalo ada jamu yang 1000-an kasih tauka..ooo iya, kalo 2000 mending beli bubur kacang ijo saja.itupun sudah pake roti…jadi, daripada makan roti 2 lebih baik kacang ijo saja (yang dekat gerbang kampus nah, soalnya ditempat lain nda pake roti belah…)

    http://www.tutorialmaster.blogspot.com
    http://www.sulbarku.blogspot.com

  4. 4 Ibliz Offense

    mantap…

  5. 5 saya jie

    yang penting kenyang..

    gue ngga peduli mau mkn berapa kali sehari….

  6. 6 Uki

    cocok mi tawwa…
    yang penting kenyang…dan ‘GRATIS’ !!!
    hmm…jangan juga gratis tawwa,
    yang penting murahlah
    …..
    tapi bagus ji juga kalo gratisq…
    tapi, harus sehat…
    tapi, kalau mau sehat harus lima kali sehari ya…?
    tapi, kalau mahasiswa susah juga…
    tapi, kalau mahasiswa kaya nda papa ji juga
    tapi, mesti halal dan enak makanannya
    tapi, lebih enak lagi kalau ditraktir…
    apalagi gratis…
    bagaimana…???

    nda tau mi deh…
    intinya KENYANG, MURAH (SEBAIKNYA GRATIS),SEHAT, ENAK DAN HALAL…


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: